
Kampung Cieunteung RW 20, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung kembali terendam banjir. Ketinggian air pada Selasa (5/2/2013) mencapai 50 sentimeter hingga 150 sentimeter.
Salah seorang warga setempat di RT 2 RW 20 Rahmat (45) menduga banjir air di daerahnya adalah akibat hujan kiriman. “Kemarin hujan tidak terlalu deras dan lama. Saya menduga, ini banjir karena hujan kiriman dari Kota Bandung dan Majalaya,” ucapnya ditemui di lokasi banjir.
Dikatakan Rahmat, air sudah mulai meninggi sejak Senin (4/2/2013). Namun ketika itu air hanya sebatas ketinggian 40 sentimeter.
Hal serupa dikatakan Wawan (35). Dirinya mengungkapkan bahwa air kian meninggi pada Senin (4/2) sekitar pukul 20.00 WIB. “Air nya secara perlahan meninggi. Jadi tidak seperti dahulu yang dengan cepat tingginya,” ujarnya.
Walau demikian, Wawan mengatakan baik dirinya dan sebagian besar warga memilih tetap di dalam rumah. Atau tidak mengungsi. “Kita diam di lantai dua rumah. Kebanyakan rumah ada lantai duanya,” ucapnya.
Sebagai alat transportasi, masyarakat menggunakan perahu kayu. Mereka menggunakannya ketika hendak ke jalan raya dari rumahnya. Atau sebaliknya. (A-195/A-147)***
Sumber : pikiran-rakyat.com